Senin, 21 Januari 2013

Mengenal RoI (Return of Investment)

Selasa, 22 Januari 2013 - 09:28:58 WIB
artikel-bisnis Mengenal RoI (Return of Investment)
Diposting oleh : arnandadanu    - Dibaca: 74 kali

Istilah "Return of Investment" adalah ukuran kinerja yang dapat digunakan untuk membandingkan beberapa investasi. ROI dihitung sebagai pendapatan bersih investasi dibagi dengan biaya investasi. Berikut rumusnya:
 
ROI = Laba Bersih / Biaya Investasi
 
dengan keterangan:
"Laba Bersih" = Pemasukan dari investasi - biaya Investasi
 
ROI biasanya tercatat sebagai persentase. Angka 10% berarti  10 sen per setiap rupiah yang diinvestasikan. Jika Anda ingin memiliki ROI dalam bentuk persentase, Anda harus menghitung sebagai berikut:
 
ROI = (Laba bersih / Biaya investasi) x 100
 
Misalnya jika penghasilan bersih adalah Rp 10 juta dan biaya investasi adalah Rp 8 juta, dapat disimpulkan bahwa RoI adalah Rp 10 juta : Rp 8 juta = 1,25 atau dinyatakan sebagai persentase ROI adalah 125 %.
 
Jika ROI adalah negatif, investasi tidak harus dipertimbangkan karena investasi merupakan kerugian. Jika ROI positif, investasi dapat dikatakan menguntungkan. ROI yang lebih tinggi lebih baik dari ROI lebih rendah. Sebuah proyek dengan ROI tertinggi akan memiliki tingkat keuntungan tertinggi.
 
Langkah-langkah lain daripada uang dapat digunakan untuk mengukur biaya dan pendapatan. Itulah alasan bahwa ROI sangat fleksibel dan dapat dimanipulasi. Oleh karena itu, perlu untuk mengetahui bagaimana ROI dihitung, yaitu apa biaya dan apa penghasilan? Sebagai contoh, ROI Akuntansi adalah sama dengan laba bersih dibagi dengan total aset. ROI bekerja dengan baik jika pendapatan dan hasil dapat dengan mudah diidentifikasi.
 
ROI dapat juga digunakan dengan definisi tidak begitu tepat mengenai pendapatan dan pengeluaran. Satu dapat mempertimbangkan kepuasan pelanggan, akurasi, grafik belanja rata-rata atau sesuatu yang lain. Sebagai contoh salah satu bisa menghitung ROI untuk kepuasan pelanggan (di mana CS adalah singkatan Customer Satisfaction/ Kepuasan Pelanggan) seperti ini:
 
ROI = Perubahan kepuasan pelanggan / Biaya Investasi
 
dengan keterangan:
Perubahan kepuasan pelanggan = CS setelah investasi - CS sebelum investasi.
 
Apa yang harus Anda lakukan dengan ROI? Pertama-tama, jika Anda hanya memiliki satu ROI investasi hanya bisa menunjukkan jika investasi Anda menguntungkan (ROI> 0). Jika Anda memiliki beberapa investasi dan Anda mempertimbangkan mengakhiri salah satu, mungkin Anda harus mengakhiri investasi dengan ROI terkecil. Tak cuma itu, jika Anda memiliki beberapa peluang investasi, Anda harus memilih salah satu dengan ROI tertinggi. Tentu saja Anda harus mempertimbangkan faktor-faktor lain yang terlibat, seperti risiko, jumlah minimum yang diperlukan untuk investasi, portofolio Anda (*AP)

'Mengenal RoI (Return of Investment) ':

Jual Beli Online


Artikel Bisnis Lainnya
  • Keterbatasan Fisik Tak Halangi Emil Berbisnis Keterbatasan fisik bukan hambatan untuk mencapai cita-cita. Banyak hal bisa dilakukan, jika memiliki motivasi dan semangat kuat untuk maju. Seperti dilakoni Emil, tetap gigih berusaha meski menderita cacat pada kedua kakinya. Kecelakaan lalu lintas pada 2007, sempat membuat Emil ... Artikel Bisnis

  • Cara Hindari Krisis di Jejaring Sosial bagi UKM   Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis Bagi UKM, media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, dan sebagainya memiliki manfaat yang besar untuk aspek marketing dan sales serta meningkatkan brand awareness di kalangan pengguna social media. ... Artikel Bisnis

  • Mahasiswa UNY Ciptakan Bak Sampah Otomatis Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Febri Megantara menciptakan pembuka dan penutup bak sampah otomatis. "Saya menciptakan inovasi itu untuk memudahkan orang yang ingin membuang sampah tanpa perlu menyentuh tutup tempat ... Artikel Bisnis

  • Prashant Kirtane, Bekas Bos Yahoo! yang Jadi Pendiri Travelmob Keluar dari Yahoo! tak lantas membuat bekas bos Yahoo! yang satu ini kehilangan ide dalam berbisnis. Bersama dengan patnernya Turochas Fuad yang juga bekas Managing Director Skype Asia Pasifik ini, ia mendirikan bisnis baru di bidang perjalanan wisata, Travelmob. Prashant Kirtane, ... Artikel Bisnis

  • Bermodal Pinjaman, Al Walid bin Talal Jadi Juragan Minyak Bila sebagian masyarakat dunia banyak yang meratap ketika terjadi kenaikan harga minyak dunia, maka pengusaha yang satu itu akan bersikap sebaliknya, girang bukan kepalang. Siapa dia? Dialah Al-Walid bin Talal bin Abdul-Aziz Al-Saud. Mudah ditebak, mengapa dia tidak ikut susah, ini karena ... Artikel Bisnis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar