Selasa, 19 Maret 2013

Cara Mengumpulkan Modal Usaha

Selasa, 16 Oktober 2012 - 09:15:20 WIB
artikel-bisnis Cara Mengumpulkan Modal Usaha
Diposting oleh : arnandadanu    - Dibaca: 1161 kali

modal09
Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal Investasi Awal, Modal Kerja, dan Modal Operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung modal sih memang gampang. Masalahnya sekarang, gimana caranya supaya modalnya bisa terkumpul?" begitu mungkin yang Anda pikirkan.

Ini memang bahasan menarik, karena banyak orang kesulitan mengumpulkan modal usaha. Sebagai contoh, kalau seseorang ingin buka usaha laundry dengan memiliki mesin cuci sendiri, dan ia membutuhkan modal dana sebesar Rp 20 juta, sementara dananya sendiri baru Rp 3 juta, darimana ia bisa mengumpulkan modal?

Ada tiga cara untuk mengumpulkan modal usaha:

1. Modal sendiri

Pertama jelas, kalau Anda ingin membuka usaha, Anda bisa memakai modal sendiri. Caranya bisa dengan mengambil dari simpanan yang Anda miliki sekarang, entah dari tabungan atau deposito, atau dengan menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, banyak orang yang menjual sepeda motornya untuk dijadikan modal usaha, atau menjual perhiasan yang dimiliki.

Menjual barang untuk menambah modal usaha adalah hal yang biasa. Yang paling penting, jangan merasa terlalu sayang untuk menjual beberapa aset Anda untuk menambah modal usaha. Contohnya, kalau Anda tidak mempunyai uang untuk modal usaha dan harus menjual perhiasan Anda, ya jual saja. Kelak bila usaha Anda sudah berhasil, Anda toh bisa membeli lagi perhiasan yang lebih bagus.

2. Meminjam

Meminjam uang untuk modal usaha juga sering dilakukan orang. Dengan meminjam, seringkali usaha yang memang Anda impikan bisa lebih cepat terwujud. Hal ini lebih baik daripada menunggu hingga modal terkumpul. Hanya saja, karena modal itu Anda dapatkan dengan meminjam, Anda betul-betul harus memperhatikan cash flow Anda. Ini karena Anda pasti harus mengembalikan uang yang Anda pinjam. Entah dengan mengembalikannya secara bulanan, 6 bulanan, atau mungkin tahunan.

Dalam hal meminjam, bahwa banyak orang yang seringkali terlalu fokus kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan pinjaman, tetapi tidak memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Jadi, ketika meminjam, cobalah untuk memikirkan bagaimana caranya Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut.

Tipsnya, ketika Anda memikirkan caranya, jangan terlalu optimis bahwa pendapatan dari usaha Anda pasti bisa langsung besar di bulan-bulan pertama. Kalau perlu, buatlah perkiraan sepesimis mungkin. Dari perkiraan yang pesimis tersebut, Anda pasti bisa melakukan penilaian apakah pengembalian yang akan Anda lakukan nantinya bisa lancar atau tidak.

3. Kerja sama

Daripada Anda memakai dana milik Anda sendiri semuanya, atau daripada Anda meminjam, mengapa tidak mencoba menjalin kerja sama dengan orang lain? Dengan menjalin kerja sama, maka risiko usaha Anda bisa lebih kecil karena harus dibagi bersama teman-teman Anda. Cuma, keuntungan yang Anda dapatkan tentu juga harus dibagi. Artinya, risiko dibagi, keuntungan juga harus dibagi.

Sekarang masalahnya, adakah orang yang mau kerjasama dengan Anda? Itu tergantung apakah Anda bisa dengan baik menawarkan keuntungan yang masuk akal pada usaha yang Anda tawarkan. Tetapi, tawaran keuntungan saja belum cukup lho. Anda juga harus bisa memberikan pendekatan yang baik, tidak sombong pada orang-orang yang ingin Anda ajak kerjasama.

Selain itu, bila memungkinkan, penjelasan yang Anda berikan juga harus masuk akal, seadanya, dan tidak melulu memaparkan keuntungan pada orang yang ingin Anda ajak kerjasama.

Nah, sekarang, Anda sudah tahu bagaimana mengumpulkan modal untuk membuka usaha. Mudah-mudahan dari tiga pilihan tersebut di atas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik. (*/Tabloid Nova)

'Cara Mengumpulkan Modal Usaha':

Artikel Bisnis Lainnya
  • SBY Minta Perdagangan Selatan-Selatan Diperkuat Seiring perkembangan zaman, bandul perdagangan dunia yang sebelumnya berada di sekumpulan kecil negara maju kini beralih ke negara-negara berkembang. Untuk itu, perlu ada perkuatan jaringan dagang diantara negara-negara berkembang atau sering disebut kawasan ... Artikel Bisnis

  • Cara Yakinkan Orang Lain untuk Terima Risiko Resesi yang terjadi dalam perekonomian dunia menyebabkan orang berfokus pada apa yang mereka harus relakan untuk dilepas, daripada memikirkan apa yang harus mereka peroleh. Namun tanpa mengambil risiko, tidak akan ada inovasi atau pertumbuhan yang diraih oleh perusahaan Anda. Untuk ... Artikel Bisnis

  • Indonesia Akan Jadi Basis Produksi Industri Taiwan Taiwan External Trade Development Council (Taitra) memprediksi Indonesia akan menjadi negara yang menjadi basis produksi industri asal Taiwan ketiga setelah China dan Vietnam pada tahun 2017, menyusul prospek RI sebagai wilayah yang dinilai menjanjikan. Market Research ... Artikel Bisnis

  • Empat Gaya Kepemimpinan yang Harus Dikuasai Entrepreneur Jika kita membicarakan tentang kepemimpinan, jumlah pegawai yang dimiliki bukanlah faktor yang terpenting.  Seorang pemimpin juga harus berani menyingkirkan mitos bahwa ia harus selalu memegang teguh satu gaya kepemimpinan tertentu, yang dianggap sudah sempurna untuk lingkungan ... Artikel Bisnis

  • Dengan Entrepreneurship, Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar Ciputra Entrepreneurship News, Jakarta – Akhir-akhir ini kita sering mendengar dan membaca maraknya pemberitaan di media massa mengenai melejitnya ekonomi Indonesia. Di antara sekian banyak faktor yang berkontribusi mendorong ekonomi kita terus melaju seperti sekarang ialah ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar