Minggu, 14 Juli 2013

Omzet Puluhan Juta dari Mainan Kayu

Selasa, 19 Februari 2013 - 10:36:47 WIB
artikel-bisnis Omzet Puluhan Juta dari Mainan Kayu
Diposting oleh : arnandadanu    - Dibaca: 990 kali

mainankayu

Bisnis Mainan

 
Mainan anak-anak terus mengalami perubahan dan perkembangan zaman. Jika dulu anak-anak hanya mengenal jenis mainan yang bersifat konvensional, seperi congklak atau monopoli, kini mereka lebih menyukai permainan modern seperti video games, robot, atau mainan remote control.
Munculnya berbagai macam produk permainan anak-anak modern membuat para pengusaha mainan anak-anak tradisonal kalah bersaing sehingga bahkan banyak yang gulung tikar atau menutup usahanya.
Namun apakah benar semua usaha mainan anak-anak tradisional tergusur oleh pesatnya peredaran permainan modern?
Kenyataannya persepsi itu tidak terjadi pada usaha mobil-mobilan tradisonal yang digeluti oleh Ibu Julia. Wanita paruh baya ini, malah berjaya di tengah gempuran permainan anak -anak modern. Dari usahanya itu, dia bisa menghasilkan omzet mencapai Rp 30 juta per bulan. Bahkan dia malah mengaku kewalahan memenuhi pesanan mobil-mobilan berbahan baku kayu ini.
Julia yang membuka usahanya di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, ini telah dimulai pada tahun 1970-an. Usahnya pertama kali dimulai oleh suaminya. Ia pun mulai terjun membantu suaminya, tepatnya pada tahun 1986 ketika dia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK)
Tidak terpikirkan sedikitpun oleh Julia, bahwa usaha mainan anak-anak ini bisa sebesar seperti saat ini. Maklum, ide awal usahanya tersebut, berawal ketika ia dan suami membuatkan mainan kayu untuk anaknya. Melihat hasil buatannya menarik, dia memberanikan diri menjual ke para tetangganya. Keberaniannya ini tanpa disangka-sangka malah memperoleh respon yang positif oleh banyak orang. "Ini awalnya untuk anak saya. Lalu, dijual dan malah laku terjual secara lancar," kata Julia, dalam sebuah kesempatan.
Produk mainan berbahan kayu yang dijual oleh Julia, berupa mobil-mobilan dengan berbagai macam tipe, mulai dari bajaj, bus metromini, kereta api, truk, hingga sebagainya. Julia berupaya mengadaptasi dengan perkembangan sarana transportasi. Harganya pun  bervariasi, mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 300.000 per buah. "Kami juga memproduksi bus Transjakarta," kata Julia.
Selain itu, ibu Julia juga menerima pesanan mainan mobil-mobilan . Mobilan pesanan itu biasanya untuk keperluan koleksi. Adapun harganya tergantung pada tingkat kerumitan dan bahan yang digunakan. "Harganya bisa sampai Rp 2 juta, tapi ada yang 1 juta, ada yang Rp 500 ribu. Itu tergantung sama bahannya," tambahnya
Menurutnya pelanggan datang dari berbagai kalangan masyarakat. Kebanyakan adalah para orang tua yang ingin membelikan mainan untuk anak atau cucunya. Bahkan ada juga warga negara asing yang juga menjadi pelanggannya.
"Kalau keuntungannya sebulan itu banyak, kalau sehari saja dapat Rp 1 juta. Sebulan dapat Rp 30 juta, kalau keuntungannya lumayan lah, lebih dari setengahnya sebulan (lebih dari Rp 15 juta-red)," sebutnya.
Usaha berlabel toko 'Kasih Sayang Anak' di Jalan Raya Pasar Minggu ini bukan tanpa kendala, Julia menyebut harga bahan baku sebagai masalah terbesar dari usahanya tersebut.
"Terutama masalah kenaikan harga cat, paku. Itu pasti dan kesulitannya disitu. Makanya omzetnya, misalkan harga mau naik kita jadi bingung mau kasih harganya. Nanti kalau harga bakal naik, omzet sekarang juga harus dinaikkan juga kalau nggak begitu kita nggak bisa beli lagi (bahan)," tutupnya
Apakah anda tertarik juga dengan model bisnis seperti ini? (Dim)

'Omzet Puluhan Juta dari Mainan Kayu ':

Artikel Bisnis Lainnya
  • 4 Tips untuk Karyawan yang Ingin Berbisnis Anda ingin memulai bisnis tetapi waktu Anda telah tersita oleh kesibukan Anda menjadi karyawan? Hal ini, mungkin menjadi salah satu alasan Anda untuk menunda berbisnis . Tak hanya masalah waktu, masalah niat yang setengah-setengah juga bisa menjadi hambatan bagi Anda. Untuk ... Ide Bisnis

  • Riyeke Ustadianto, Sang Pencetus "UKM Goes Online" Tidak berlebihan jika Riyeke Ustadianto disebut sebagai “tokoh pembaharu” di kalangan pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Melalui gerakan “UKM Goes Online”, Riyeke membantu para pelaku UKM belajar ... Ide Bisnis

  • Raup Rupiah dari Ampas Kopi Hebat, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini sukses menjadi pengusaha berkat ampas kopi. Adalah Moh. Fajar Rajasa Fikri yang sukses berbisnis dengan mendirikan Coffe Paste. Sesuai namanya, produk yang ditawarkan Fikri berhubungan erat dengan kopi. ... Ide Bisnis

  • Startup Silicon Valley Kekurangan Banyak Tenaga Kerja Sejumlah usaha rintisan teknologi tinggi di AS mengalami kesulitan saat harus merekrut karyawan berkualifikasi, demikian hasil dari sebuah survei terkini yang dilakukan oleh Silicon Valley Bank seperti dikutip dari laman livescience.com. Meskipun ada 87% startup ini sangat gencar ... Ide Bisnis

  • Membangun Ekosistem Entrepreneurship Entrepreneurship memainkan peranan penting dalam perekonomian setiap negara di muka bumi ini. Dengan berinovasi, menyediakan lapangan kerja baru dan menciptakan kesejahteraan, perusahaan-perusahaan yang dibangun oleh entrepreneur ini berperan penting dalam pengembangan ekonomi. Namun, ... Ide Bisnis


Jual Beli Online

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar